LMP MADA SUMBAR ZIARAH KE MAKAM NIA KURNIA SARI

- Tim

Senin, 4 November 2024 - 00:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bnewsmedia.id Padang Pariaman – Rombongan ormas Laskar Merah Putih berziarah dan bersilahturahmi dengan keluarga Almarhumah Nia Kurnia sari korban rudapaksa dan pembunuhan yang berlokasi di kecamatan kayu tanam kab Padang Pariaman.

Kasus pembunuhan Nia bermula ketika gadis tersebut dinyatakan hilang sejak Jumat, 6 September 2024. Nia disebut tidak pulang ke rumah usai menjajakan gorengan. Orang tua korban kemudian melaporkan kehilangan Nia ini ke perangkat nagari.

Nia diketahui berasal dari keluarga kurang mampu. Ia merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Menurut masyarakat di sekitar kediaman Nia, sehari-hari Nia memang menjual gorengan yang dijajakan dengan berjalan kaki. Ia menduga korban telah diintai.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tiga hari kemudian, pada Ahad, 8 September 2024, sekitar pukul 16.00 WIB, tim gabungan yang melakukan pencarian menemukan barang-barang korban di lahan perkebunan di Korong Pasa Gelombang, Nagari Kayu Tanam. Tim kemudian mendapati gundukan tanah mencurigakan.

Setelah dibongkar ternyata di dalamnya terkubur jasad Nia. Lokasi penemuan jasad sekitar 500 meter dari kediaman korban. “Korban ditemukan dalam kondisi tanpa busana, kata masyarakat yang ikut melakukan pencarian korban” .

Dalam kunjungan LMP MADA SUMBAR Nasrul yang menjabat sebagai ketua atau KAMADA menyatakan kepada pihak keluarga yang di wakili oleh ibu serta kakek nya ,bahwa keluarga besar Laskar Merah Putih sangat prihatin dan ikut berduka dengan kejadian yang menimpa adik kita Nia Kurnia Sari ,serta kami mengutuk perbuatan pelaku yang sangat keji dan biadab .

Dalam kunjungan ini ketua LMP Sumbar membawa sekitar 20 orang anggota nya mulai dari Pembina, Sekda ,Panglima Daerah,ketua Srikandi serta pengurus lainya .

Andrian ,SH yang menjabat sebagai SEKDA LMP MADA SUMBAR dan juga berprofesi sebagai Advokat saat di tanya oleh awak media tentang kasus ini menyatakan bahwa kejadian yang di alami oleh almarhumah Nia Kurnia Sari sangat menyita perhatian masyarakat luas baik di provinsi Sumbar maupun tingkat Nasional serta internasional.kami dari awal kasus ini muncul selalu mengikuti perkembangannya sampai di tangkap nya pelaku pembunuhan tsb .

Di tempat yang sama Doni panglima LMP MADA SUMBAR menyatakan bahwa LMP akan terus mengikuti dan mengawal kasus ini sampai selesai dan pihak keluarga mendapatkan keadilan .

Yanti Dewi Murni ketua Srikandi LMP Sumbar juga menyampaikan bahwa saya sebagai perempuan dan juga mempunyai anak perempuan sangat merasakan duka dan kepiluan yang di hadapi oleh ibu serta keluarga nya ananda Nia dan juga kami meminta kepada majelis hakim supaya pelakunya di jatuhi hukuman maksimal atau hukuman mati .karena perbuatan pelaku sangat keji dan biadab .ketua Srikandi LMP juga berharap kedepannya tidak ada lagi kejadian dan korban seperti yang di alami oleh Almarhumah Nia Kurnia Sari .( red )

Facebook Comments Box

Penulis : Ns

Editor : Redaksi

Sumber Berita : LMP Mada Sumbar

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pawai Takbiran, Wako Hendri Arnis Pimpin Gema Idulfitri di Padang Panjang
Dari Rantau ke Kampung Halaman, Pulbasnas 2026 Jadi Titik Temu Rindu
AMPHIBI Salurkan 400 Paket TJSL Ramadhan untuk Pemulung dan Kaum Dhuafa di Bekasi, Jakarta, dan Sumatera Utara
Alokasi Dana Transfer 2026 Turun, Padang Panjang Hadapi Tekanan Fiskal Terbesar dalam 12 Tahun
Dana Desa Berbuah Manis: Panen Raya Ini Bikin Pejabat Daerah Turun Tangan
Dedek Tunjukkan Kejayaan di Pacuan Kuda Wirabraja Open Race 2026
Ponpes Surau Qur’an Batusangkar Terus Berkembang, 42 Calon Santri Daftar di Tahun Ketiga
PSSI Resmi Tunjuk John Herdman sebagai Pelatih Kepala Timnas Indonesia
Kasus pembunuhan Nia bermula ketika gadis tersebut dinyatakan hilang sejak Jumat, 6 September 2024. Nia disebut tidak pulang ke rumah usai menjajakan gorengan. Orang tua korban kemudian melaporkan kehilangan Nia ini ke perangkat nagari.

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 12:54 WIB

Pawai Takbiran, Wako Hendri Arnis Pimpin Gema Idulfitri di Padang Panjang

Jumat, 20 Maret 2026 - 04:18 WIB

Dari Rantau ke Kampung Halaman, Pulbasnas 2026 Jadi Titik Temu Rindu

Senin, 16 Maret 2026 - 17:29 WIB

AMPHIBI Salurkan 400 Paket TJSL Ramadhan untuk Pemulung dan Kaum Dhuafa di Bekasi, Jakarta, dan Sumatera Utara

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:40 WIB

Alokasi Dana Transfer 2026 Turun, Padang Panjang Hadapi Tekanan Fiskal Terbesar dalam 12 Tahun

Sabtu, 14 Februari 2026 - 11:32 WIB

Dana Desa Berbuah Manis: Panen Raya Ini Bikin Pejabat Daerah Turun Tangan

Berita Terbaru