Mualem Terenyuh: Air Mata Mengalir di Tengah Derita Aceh

- Tim

Rabu, 10 Desember 2025 - 00:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh bnewsmedia.id — Momen emosional terjadi saat Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), diwawancarai jurnalis senior Najwa Shihab dalam sebuah siaran khusus mengenai bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh dan beberapa wilayah Sumatera. Dalam percakapan yang disiarkan pada Senin malam itu, Mualem tak mampu menahan air mata ketika ditanya mengenai lambatnya penetapan status bencana nasional oleh pemerintah pusat.

Wawancara tersebut menampilkan sisi lain dari seorang gubernur yang dikenal tegas. Ketika Najwa mengajukan pertanyaan mengenai apa yang menjadi hambatan hingga status bencana nasional belum juga ditetapkan, Mualem terlihat terdiam beberapa detik. Suaranya bergetar, lalu ia menundukkan kepala, sebelum akhirnya air mata jatuh di hadapan kamera.

Saya… hanya berusaha. Hanya berdoa untuk rakyat Aceh,” ucap Mualem dengan suara tertahan. Tangis itu pecah ketika ia mencoba menggambarkan kondisi rakyatnya yang kini tengah berjuang bertahan hidup setelah rumah, harta benda, dan anggota keluarga mereka hilang akibat bencana.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beban Berat Pemerintah Aceh di Tengah Krisis

Dalam wawancara itu, Mualem menjelaskan situasi lapangan yang jauh lebih buruk dibanding laporan resmi. Banyak daerah terisolasi, jembatan dan akses jalan utama rusak total, hingga ratusan fasilitas umum lumpuh. Relawan dan aparat pemerintah daerah terus bekerja, namun keterbatasan peralatan dan logistik membuat penanganan darurat menjadi sangat berat.

“Kerusakannya masif. Banyak wilayah tidak bisa ditembus. Mobil hanyut, rumah hancur, korban masih terus ditemukan. Kami tidak bisa bekerja optimal tanpa dukungan penuh pemerintah pusat,” ujar Mualem.

Ia menegaskan bahwa penetapan status bencana nasional sangat penting agar bantuan, koordinasi antar lembaga, dan pengerahan sumber daya berskala besar dapat dilakukan lebih cepat.

Najwa Shihab Menenangkan, Sebut Tangis Mualem Adalah Bentuk Empati Pemimpin

Momen haru semakin terasa ketika Najwa mencoba menenangkan Mualem. Ia mengatakan bahwa apa yang dirasakan sang gubernur adalah refleksi dari beban besar seorang pemimpin yang mencintai rakyatnya.

Tidak apa-apa menangis, Pak. Rakyat justru ingin melihat pemimpinnya jujur dan peduli,” ujar Najwa.

Ucapan tersebut membuat suasana semakin menyentuh. Banyak warganet kemudian mengapresiasi sikap Najwa yang dinilai mampu membangun ruang aman bagi para pemimpin daerah untuk tampil lebih manusiawi di tengah krisis.

Seruan Solidaritas Nasional

Tangisan Mualem menjadi viral dan memicu gelombang empati dari publik. Berbagai komunitas kemanusiaan, organisasi masyarakat, dan lembaga swasta mulai membuka posko donasi, sementara warganet mendorong pemerintah pusat mempercepat penetapan status bencana nasional.

Sejumlah pengamat menilai momen ini dapat menjadi titik balik penanganan bencana di Aceh dan Sumatera, terutama dalam hal mempercepat koordinasi antarlembaga dan memperluas distribusi bantuan.

Ini bukan soal politik. Ini soal nyawa rakyat.” demikian pesan Mualem yang kini banyak dikutip di media sosial.

Wawancara emosional antara Mualem dan Najwa Shihab membuka mata publik mengenai besarnya beban yang dipikul pemerintah daerah di tengah keterbatasan. Tangis Mualem bukan sekadar ekspresi kesedihan pribadi, tetapi panggilan darurat agar pemerintah pusat memperhatikan kondisi Aceh secara lebih serius.

Facebook Comments Box

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Istimewah

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AMPHIBI Soroti Pengelolaan Limbah, Usulkan Satgas Tangkap Tangan di Deli Serdang
ASN dan PPPK di BPD: Pelanggaran Hukum dan Ancaman Konflik Kepentingan
272 Siswa MTsN 6 Tanah Datar Ikuti Haflah akhirussanah
LBH FIAT JUSTITIA TERIMA PENGHARGAAN
Pawai Takbiran, Wako Hendri Arnis Pimpin Gema Idulfitri di Padang Panjang
Dari Rantau ke Kampung Halaman, Pulbasnas 2026 Jadi Titik Temu Rindu
AMPHIBI Salurkan 400 Paket TJSL Ramadhan untuk Pemulung dan Kaum Dhuafa di Bekasi, Jakarta, dan Sumatera Utara
Alokasi Dana Transfer 2026 Turun, Padang Panjang Hadapi Tekanan Fiskal Terbesar dalam 12 Tahun
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), menangis saat diwawancarai Najwa Shihab terkait lambatnya penetapan status bencana nasional. Ia mengungkap kondisi tragis Aceh setelah banjir bandang dan longsor.

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 02:15 WIB

AMPHIBI Soroti Pengelolaan Limbah, Usulkan Satgas Tangkap Tangan di Deli Serdang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:57 WIB

ASN dan PPPK di BPD: Pelanggaran Hukum dan Ancaman Konflik Kepentingan

Kamis, 30 April 2026 - 09:07 WIB

272 Siswa MTsN 6 Tanah Datar Ikuti Haflah akhirussanah

Sabtu, 21 Maret 2026 - 12:54 WIB

Pawai Takbiran, Wako Hendri Arnis Pimpin Gema Idulfitri di Padang Panjang

Jumat, 20 Maret 2026 - 04:18 WIB

Dari Rantau ke Kampung Halaman, Pulbasnas 2026 Jadi Titik Temu Rindu

Berita Terbaru

Belasan siswa MTsN 6 Tanah Datar raih beragam prestasi. (ist)

News

272 Siswa MTsN 6 Tanah Datar Ikuti Haflah akhirussanah

Kamis, 30 Apr 2026 - 09:07 WIB