FESTIVAL BASILEK BALULUAK BAJARAMI NAGARI KUMANGO JENDELA WISATA TANAH DATAR

- Tim

Senin, 19 September 2022 - 10:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

penampilan silek Kumango

penampilan silek Kumango

bnewsmedia.id Tanah Datar – Nagari Kumango Kecamatan Sungai Tarab yang nota bone merupakan sebuah daerah yang cukup dikenal dikawasan bumi minangkabau, karena disinilah asal seni beladiri tradisional yang sangat dikenal di seantero dunia, seni beladiri silek tradisional yang bernama silek kumango.

Selain itu tradisi puput padi dan sendra tari juga masih terus dilestarikan oleh para generasi muda Kumango, buktinya pada 17 dan 18 September 2022 Nagari Kumango menggelar festival yang bertajuk basilek baluluk bajarami.

Festival yang sangat dinantikan oleh warga Tanah Datar, buktinya ribuan masyarakat hadir menyaksikan even yang dibuka oleh Wakil Bupati Richi Aprian ini.

ADVERTISEMENT

IKLAN
DEVTECH INDONESIA
SOFTWARE DEVELOPMENT

Punya Ide
Aplikasi?

Wujudkan ide digital Anda bersama tim developer profesional.

devtech.app
BUSINESS DASHBOARD Overview
PROJECT 128
USER 8.4K
WEB APP MOBILE APP CUSTOM SYSTEM
Dari aplikasi sederhana hingga sistem skala besar.
KONSULTASI GRATIS

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain tradisi dan budaya juga kuliner khas daerah pun ditampilkan disini, bahkan hasil kerajinan masyarakat seperti pisau, pedang, parang dll turut meramaikan alek rang Kumango ini.

Penampilan Pesilat Kumango yang atraktif dan penuh makna mampu memukau pengunjung, betapa tidak seni bela diri asli Bumi Luhak Nan Tuo memiliki kandungan yang mendalam seperti yang disebutkan oleh Wakil Bupati Richi Aprian saat memberikan sambutannya

festival dibuka Sabtu (17/9) dengan ditandai peniupan pupuik batang padi oleh Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian didampingi dua mantan bupati periode sebelumnya M. Shadiq Pasadigoe dan Zuldafri Darma serta Wali Nagari Kumango Iis Zamora Putra, di halaman masjid Amarullah yang juga merupakan icon nagari Kumango.

Selain itu, pada pagelaran festival Baluluak Bajarami nagari Kumango yang mendapat dukungan penuh dari seluruh masyarakat baik ranah dan rantau tersebut juga disertai penampilan silek Kumango yang sudah mendunia. Tidak itu saja, festival tersebut juga dimeriahkan dengan arak-arakan pawai serta penampilan kesenian khas nagari Kumango, juga yang tidak kalah menarik adalah bazar .

Wabup Richi juga sampaikan, bahwa nagari Kumango juga memiliki andil besar untuk Kabupaten Tanah Datar ini. “Terbukti dari sini telah banyak lahir tokoh-tokoh besar, terutama tokoh silek (silat) Kumango yang sudah mendunia,” kata Wabup.

Tidak sampai disitu, menurut Wabup nagari Kumango selain dikenal dengan silek Kumangonya juga terkenal dengan kerupuk jangek yang sudah sejak lama diproduksi oleh beberapa masyarakatnya.

Terkait dengan event yang memang dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan UMKM dan kunjungan wisata serta untuk menggali seluruh potensi yang ada di nagari ini, menurut Wabup dari 7 (tujuh) yang sudah dilaksanakan telah mampu meningkatkan peredaran uang di nagari.

“Terbukti dari 7 pelaksanaan satu nagari satu event yang sudah terlaksana, dan dari hasil transaksi hampir 4 miliar rupiah uang beredar,” pungkasnya.

Sementara sebelumnya Wali Nagari Kumango Iis Zamora Putra berharap melalui event ini masyarakat nagari akan semakin kompak.

Dia juga katakan, event yang diberi nama Festival Baluluak Bajarami nagari Kumango ini memiliki makna yang cukup dalam terutama yang erat kaitannya dengan nenek moyang masyarakat nagari Kumango.

“Bukan cuma silek Kumango yang memiliki makna ‘lahie mancari kawan, batin mancari tuhan’ atau dilahir mencari kawan atau teman namun batinya tetap mencari tuhan. Festival Baluluak Bajarami juga menggambarkan bagaimana dulunya kebiasaan nenek moyang kita dalam menjalankan kehidupan mereka sehari-hari,” ujar Iis.

Dilain pihak Asri Nurdin yang merupakan salah seorang tokoh perantau nagari Kumango mengucapkan terima kasih kepada wali nagari beserta seluruh jajarannya dan masyarakat atas terlaksananya kegiatan ini.

“Kami mendukung penuh kegiatan ini, kalau tidak bisa dilaksanakan setiap tahun minimal 2 tahun sekali,” harapnya.

Setali tiga uang, dukungan juga disampaikan oleh Ketua Kerapatan Adat Nagari Kumango H. Nurman Dt. Panduko Intan yang juga menyatakan dukungannya atas terlaksananya kegiatan ini.

“Kami bangga acara ini terlaksana, bak mambangkik batang tarandam. Selain itu, orang kampung juga bisa terhibur dengan adanya acara ini,” sampainya. (FA/LAP)

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kualitas Udara Sumbar Memburuk, Kabut Asap Mulai Mengancam Sumbar
293 Hotspot Terdeteksi di Sumbar, Jejak Karhutla Capai 440,91 Hektare
Prabowo Minta BRI-BSI Siapkan Rekening untuk Warga, Bansos Bakal Langsung Masuk?
Gaji ASN Pemda Dipindah ke Bank BUMN? Ini Kata Menkeu Purbaya
Ironi di Sumbar: 2.000 Mobil Dinas dan 3.890 Kendaraan ASN Nunggak Pajak Rp6,3 Miliar
43 Ribu Korban Keracunan MBG, Kini Pertanyaan Besarnya Bukan Lagi Soal Makanan
Rp237 Miliar dalam Kasus KPR Fiktif Karawang, Rp42,5 Miliar Sudah Disita—Siapa Lagi yang Akan Terseret?
Radius Bahaya Gunung Anak Krakatau 3 Km, Ini Wilayah yang Harus Dihindari

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:33 WIB

Kualitas Udara Sumbar Memburuk, Kabut Asap Mulai Mengancam Sumbar

Selasa, 8 September 2026 - 18:23 WIB

293 Hotspot Terdeteksi di Sumbar, Jejak Karhutla Capai 440,91 Hektare

Selasa, 8 September 2026 - 11:00 WIB

Prabowo Minta BRI-BSI Siapkan Rekening untuk Warga, Bansos Bakal Langsung Masuk?

Senin, 7 September 2026 - 15:11 WIB

Ironi di Sumbar: 2.000 Mobil Dinas dan 3.890 Kendaraan ASN Nunggak Pajak Rp6,3 Miliar

Senin, 7 September 2026 - 08:52 WIB

Rp237 Miliar dalam Kasus KPR Fiktif Karawang, Rp42,5 Miliar Sudah Disita—Siapa Lagi yang Akan Terseret?

Berita Terbaru

Environment

Kualitas Udara Sumbar Memburuk, Kabut Asap Mulai Mengancam Sumbar

Selasa, 8 Sep 2026 - 18:33 WIB

Environment

Pantau Kualitas Udara Sumatera Barat Secara Real-Time

Selasa, 8 Sep 2026 - 12:54 WIB