JK : Pemilu 2024 terburuk semenjak 1955

- Tim

Jumat, 8 Maret 2024 - 21:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Image: https://fisip.ui.ac.id/

Image: https://fisip.ui.ac.id/

bnewsmedia.id Jakarta – JK mengkritik Pemilu 2024 saat menghadiri acara diskusi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, kemarin. Ia mengatakan Pemilu 2024 buruk karena diatur oleh minoritas yang memegang kekuasaan dan orang berduit saja.

Pada sisi lain Politikus Partai Golkar yang juga Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto merespon Wakil Presiden Indonesia yang ke 10 dan ke 12 M.Yusuf Kalla. Menurut Airlangga, pernyataan itu berkebalikan dengan penilaian masyarakat internasional yang menyoroti Pemilu di Indonesia pada 14 Februari 2024. Mayoritas negara yang berkomentar menurutnya malah memuji pelaksanaan Pemilu di Indonesia tahun ini.

“Pemilu ini kita mendapatkan perhatian internasional dan ini pemilu yang diikuti lebih dari 200 juta dan berjalan secara aman dan tertib, jadi tidak banyak negara yang bisa melakukan itu,” kata Airlangga di kantornya, Jakarta, Jumat (8/3/2024).

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Khusus ASEAN-Australia yang digelar di Melbourne, pada 4-6 Maret 2024, Australia bahkan menurutnya memuji secara khusus pelaksanaan Pemilu di Indonesia berjalan dengan damai.

“Jadi kita mendapat apresiasi dari berbagai negara termasuk dari yang kemarin dalam KTT ASEAN-Australia, hampir seluruh negara di Asean termasuk Australia mengapresiasi,” tegasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Darurat Lingkungan: Tiga Desa di Percut Sei Tuan Terdampak Busa Diduga Limbah Kimia, Sawah dan Mangrove Terancam
Rika Maria: Keteladanan Guru Menjadi Kunci Membangun Jembatan Hati di Dunia Pendidikan
Bangkit dari Kerusakan, AMPHIBI Kembali Hijaukan Pesisir Percut dengan 75.000 Mangrove
Polres Padang Pariaman Awasi Penyaluran Solar Bersubsidi di Tiga SPBU
Listrik Padam Massal Landa Sumatra, PLN Lakukan Pemulihan Bertahap
Di Tengah Duka Luapan Batang Tompo, Peternak Ayam Lintau Hadir Bawa Harapan untuk Warga Taluak
Dari Luka yang Sama, Muaro Ambius Bantu Korban Banjir Taluk
Sampah, Saluran Air dan Seorang Wakil Walikota Padang Panjang

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 02:50 WIB

Darurat Lingkungan: Tiga Desa di Percut Sei Tuan Terdampak Busa Diduga Limbah Kimia, Sawah dan Mangrove Terancam

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:06 WIB

Rika Maria: Keteladanan Guru Menjadi Kunci Membangun Jembatan Hati di Dunia Pendidikan

Senin, 15 Juni 2026 - 18:20 WIB

Bangkit dari Kerusakan, AMPHIBI Kembali Hijaukan Pesisir Percut dengan 75.000 Mangrove

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:19 WIB

Polres Padang Pariaman Awasi Penyaluran Solar Bersubsidi di Tiga SPBU

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:42 WIB

Di Tengah Duka Luapan Batang Tompo, Peternak Ayam Lintau Hadir Bawa Harapan untuk Warga Taluak

Berita Terbaru