MUSEUM ISTANA BASA PAGARUYUNG PUSAT INFORMASI ADAT DAN KEBUDAYAAN ALAM MINANGKABAU

- Tim

Rabu, 6 Oktober 2021 - 21:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar,Siapa yang tidak kenal dengan Istana Basa Pagaruyung,bangunan kebanggaan rang Minangkabau yang berada di Kabupaten Tanah Datar atau tepatnya di Batusangkar  ini merupakan museum dan bukti kejayaan Minangkabau di zaman dahulu.

Bangunan berbentuk rumah gadang ini terbuat  dari kayu dan beratap ijuk,museum Istana Basa Pagaruyung ini merupakan duplikat dari aslinya,karena bangunan asli telah terbakar dan dibangun kembali pada  27 Desember 1976.

Sebelumnya istano ini merupakan bangunan Rajo Alam yang dibakar oleh Pemerintah Kolonial Belanda pada 1804.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setidaknya pada Istano Pagaruyung ini terdapat 11 fungsi yang diembannya dan sepadan pula dengan 11 jumlah anak jenjang museum ini.

Di antaranya ialah sebagai lambang kebanggaan dan kebesaran adat Minangkabau, sebagai pusat informasi adat dan Kebudayaan Alam Minangkabau (BAM).

Memudian berfungsi sebagai salah satu destinasi utama pariwisata Sumatera Barat, sebagai museum terbuka, sebagai simbol jati diri orang Minangkabau.

Selain itu, juga berfungsi sebagai pusat informasi dan dokumentasi, sebagai sarana edukasi dan rekreasi.

Juga sebagai penyimpan benda-benda bersejarah dan purbakala. Sebagai pemasukan pendapatan asli daerah, sebagai sarana pemersatu bangsa.

Fungsi ke 11 yaitu sebagai tempat upacara dan seremonial adat, baik bertaraf regional, nasional maupun internasional.

Istana Pagaruyung menurut referensi yang ada, dibangun setelah raja pertamanya Adityawarman dari Dharmasraya pindah ke Pagaruyung.

Kerajaan Pagaruyung berbeda sejarahnya dengan Kerajaan Melayu Minangkabau. Kekuasaan Raja Adityawarman hanya sekitar dalam lingkaran pagar yang pagarnya dibuat dari pohon ruyung.

Di luar pagar pohon ruyung itu yang berkuasa di Minangkabau adalah penghulu di nagari. Tentu yang lebih dekat adalah penghulu Nagari Pagaruyung, (Navis, 1984).(an/LAP)

Sumber : M. Sayuti Dt. Rajo Pangulu. Ketua Umum Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat.

 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AMPHIBI Soroti Pengelolaan Limbah, Usulkan Satgas Tangkap Tangan di Deli Serdang
ASN dan PPPK di BPD: Pelanggaran Hukum dan Ancaman Konflik Kepentingan
272 Siswa MTsN 6 Tanah Datar Ikuti Haflah akhirussanah
LBH FIAT JUSTITIA TERIMA PENGHARGAAN
Pawai Takbiran, Wako Hendri Arnis Pimpin Gema Idulfitri di Padang Panjang
Dari Rantau ke Kampung Halaman, Pulbasnas 2026 Jadi Titik Temu Rindu
AMPHIBI Salurkan 400 Paket TJSL Ramadhan untuk Pemulung dan Kaum Dhuafa di Bekasi, Jakarta, dan Sumatera Utara
Dana Desa Berbuah Manis: Panen Raya Ini Bikin Pejabat Daerah Turun Tangan

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 02:15 WIB

AMPHIBI Soroti Pengelolaan Limbah, Usulkan Satgas Tangkap Tangan di Deli Serdang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:57 WIB

ASN dan PPPK di BPD: Pelanggaran Hukum dan Ancaman Konflik Kepentingan

Kamis, 30 April 2026 - 09:07 WIB

272 Siswa MTsN 6 Tanah Datar Ikuti Haflah akhirussanah

Sabtu, 21 Maret 2026 - 12:54 WIB

Pawai Takbiran, Wako Hendri Arnis Pimpin Gema Idulfitri di Padang Panjang

Jumat, 20 Maret 2026 - 04:18 WIB

Dari Rantau ke Kampung Halaman, Pulbasnas 2026 Jadi Titik Temu Rindu

Berita Terbaru

Belasan siswa MTsN 6 Tanah Datar raih beragam prestasi. (ist)

News

272 Siswa MTsN 6 Tanah Datar Ikuti Haflah akhirussanah

Kamis, 30 Apr 2026 - 09:07 WIB