Pentingnya Memilih Pemimpin atau Bahaya Pandemi ?

- Tim

Selasa, 22 September 2020 - 21:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Image : Designed by Grafish Bnewsmedia/ Foto by Roni Paslah, S.H

Image : Designed by Grafish Bnewsmedia/ Foto by Roni Paslah, S.H

bnewsmedia.id | Di tengah memanasnya suasana politik pemilihan kepala daerah khususnya di Sumatera Barat, timbulnya Pro dan kontra tentang dilanjutkan atau tidaknya nya pemilihan kepala Daerah 09 Desember 2020 sebab menguatnya Desakan penundaan Pilkada.

Desakan penundaan Pilkada tersebut di sebabkan tak kunjung melandainya grafik kasus orang terkonfirmasi virus covid-19 di Indonesia, ditambah lagi dengan adanya beberapa komisioner KPU yang terkonfirmasi Covid-19 dan beberapa pengawas, Penyelenggara bahkan bacalon pemimpin itu sendiri ikut terkonfirmasi Covid-19.

test positivity rate Indonesia selalu di atas 15 persen berbeda dengan negara-negara lain seperti Sri Lanka, Korea Selatan yang juga melaksanakan pilkada di tengah pandemi. Kedua negara tersebut tidak menunjukkan angka yang mengkhawatirkan seperti Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka itu kondisinya terkendali di mana tes positivity rate-nya di bawah 5 persen, layanan kesehatannya juga jauh lebih baik dari Indonesia.

Salah satu yang mendasari kuatnya desakan penundaan Pilkada serentak 2020 ini adalah tentang akan masukannya tahapan kampanye pada tanggal 26 September 2020 sampai tanggal 05 Desember 2020 tentu akan mengumpulkan masa dengan jumlah yang banyak dan pada masa pemilihan tentu masyarakat beramai-ramai datang ke TPS, hal tersebut di khawatirkan akan membuat bertambah tingginya grafik orang yang terkonfirmasi Covid-19 di Indonesia meskipun sudah di atur dengan di wajib menerapkan Protokol kesehatan.

Munculnya polemik antara di lanjutkan atau di tunda Pilkada serentak ini dalam mangambi keputusan terlebih dahulu tentu harus menjadi pertimbangan yang sangat berat, hal itu di sebabkan telah di undurnya pilkada serentak 2020 ini yang semula akan di laksanakan pada tanggal 23 September 2020 di undur menjadi 09 Desember 2020 Akibat Pandemi dan berlakunya masa PSBB.

Semula di undurnya masa tahapan Pilkada lebih kurang selama 2 bulan lebih di atur dalam UU 6 tahun 2020 tentang Penetapan Perppu 2 tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga UU 1 tahun 2015

hingga akhirnya di tetapkan masa pemilihan menjadi 09 Desember 2020 terkait pengunduran tersebut sudah membuat 5 kali pembengkakan dalam anggaran Pilkada, apabila di tunda lagi di perkirakan tentu akan menambah pembengkakan anggaran.

Terkait pentingnya pilkada 2020 ini tentu sangatlah penting dan tahapan Pilkada ini juga sudah memakan biaya yang sangat banyak, di samping itu menyelamatkan banyak nyawa dari ancaman Covid-19 itu juga harus dilakukan.

Untuk itu marilah kita tunggu apa keputusan yang terbaik Antara melanjutkan Pilkada 2020 dengan alasan tertentu?? atau menyelamatkan ribuan nyawa dari pandemi yang tak kunjung usai???

Ditulis oleh Roni Pasla, SH
Alumni Hukum Pidana dan Politik, Fakultas syari’ah,UIN IB PADANG

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Listrik Padam Massal Landa Sumatra, PLN Lakukan Pemulihan Bertahap
Di Tengah Duka Luapan Batang Tompo, Peternak Ayam Lintau Hadir Bawa Harapan untuk Warga Taluak
Dari Luka yang Sama, Muaro Ambius Bantu Korban Banjir Taluk
Sampah, Saluran Air dan Seorang Wakil Walikota Padang Panjang
Harapan di Tengah Bencana, Bantuan M. Shadiq Pasadigoe Ringankan Beban Warga
AMPHIBI Soroti Pengelolaan Limbah, Usulkan Satgas Tangkap Tangan di Deli Serdang
ASN dan PPPK di BPD: Pelanggaran Hukum dan Ancaman Konflik Kepentingan
272 Siswa MTsN 6 Tanah Datar Ikuti Haflah akhirussanah

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:42 WIB

Listrik Padam Massal Landa Sumatra, PLN Lakukan Pemulihan Bertahap

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:42 WIB

Di Tengah Duka Luapan Batang Tompo, Peternak Ayam Lintau Hadir Bawa Harapan untuk Warga Taluak

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:29 WIB

Dari Luka yang Sama, Muaro Ambius Bantu Korban Banjir Taluk

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:05 WIB

Sampah, Saluran Air dan Seorang Wakil Walikota Padang Panjang

Sabtu, 16 Mei 2026 - 06:43 WIB

Harapan di Tengah Bencana, Bantuan M. Shadiq Pasadigoe Ringankan Beban Warga

Berita Terbaru

Environment

Dari Luka yang Sama, Muaro Ambius Bantu Korban Banjir Taluk

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:29 WIB

Editor's Pick

Sampah, Saluran Air dan Seorang Wakil Walikota Padang Panjang

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:05 WIB