TPUN Guguak Malalo Tinjau Rancangan Perda Hutan Adat

- Tim

Senin, 15 Maret 2021 - 20:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Image: Roni Pasla, | Grafis bnewsmedia.id

Image: Roni Pasla, | Grafis bnewsmedia.id

bnewsmedia.com, TANAH DATAR,-Tim Peduli Ulayat Nagari (TPUN) Guguak Malalo bersama dengan Tim Tapal Batas Ulayat Malalo Tigo Jurai, Ninik mamak Malalo Tigo Jurai, Ikatan Keluarga Malalo (IKMAL) Beserta masyarakat Malalo Tigo Jurai datangi kantor Bupati Tanah Datar demi mempertanyakan Rancangan Perda Hutan Adat Selasa (09/03/21) di kantor Bupati Tanah Datar.

Bupati Tanah Datar Eka Putra saat di temui di kantornya mengatakan kita akan Tinjau kembali rancang Perda Hutan Adat tersebut, kira-kira Dimana kendalanya ujar Eka Putra.

“Terkait persoalan ini kami berjanji akan kami tangani secara serius meskipun kami baru menjabat sebagai Bupati Tanah Datar, silahkan berikan masukan” kata Eka Putra

ADVERTISEMENT

IKLAN
DEVTECH INDONESIA
SOFTWARE DEVELOPMENT

Punya Ide
Aplikasi?

Wujudkan ide digital Anda bersama tim developer profesional.

devtech.app
BUSINESS DASHBOARD Overview
PROJECT 128
USER 8.4K
WEB APP MOBILE APP CUSTOM SYSTEM
Dari aplikasi sederhana hingga sistem skala besar.
KONSULTASI GRATIS

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kita juga akan panggil pihak OPD terkait tentang penerbitan Perda Hutan adat ini, apakah terkendala dari anggaran atau hal lainnya dari pemerintahan sebelumnya. Meski demikian akan kita tindak lanjuti tegas Eka Putra.

Roni Pasla salah satu Anggota Tim Peduli Ulayat Nagari (TPUN) Nagari Guguak Malalo kepada media ini mengatakan, kita mempertanyakan kepada pemerintah daerah terkait perbitan Perda Hutan Adat yang rancangannya sudah lama ada, namun hingga kini perda hutan Adat tersebut hingga kini belum juga di sahkan
Kira-kira kendalanya dimana ujar Roni.

Lebih lanjut Roni mengatakan apabila perda hutan Adat tersebut telah disahkan tentu banyak dampak positif yang akan di timbulkan, salah satunya hak kepemilikan tentang Hutan adat itu terjamin. Disamping itu tidak semena-menanya investasi masuk melalui Oknum Mafia Tanah ke suatu wilayah yang memiliki hutan adat dengan orientasi Bisnis ke daerah kita ujar Roni.

Sebelumnya (TPUN) Nagari Guguak Malalo yang diketuai oleh Can Amalo beserta 8 orang anggota di kukuhkan oleh Wali Nagari Guguak Malalo, KAN Nagari Guguak Malalo, dan BPRN Nagari Guguak Malalo. (**Read/bn)

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kualitas Udara Sumbar Memburuk, Kabut Asap Mulai Mengancam Sumbar
293 Hotspot Terdeteksi di Sumbar, Jejak Karhutla Capai 440,91 Hektare
Prabowo Minta BRI-BSI Siapkan Rekening untuk Warga, Bansos Bakal Langsung Masuk?
Gaji ASN Pemda Dipindah ke Bank BUMN? Ini Kata Menkeu Purbaya
Ironi di Sumbar: 2.000 Mobil Dinas dan 3.890 Kendaraan ASN Nunggak Pajak Rp6,3 Miliar
Rp237 Miliar dalam Kasus KPR Fiktif Karawang, Rp42,5 Miliar Sudah Disita—Siapa Lagi yang Akan Terseret?
43 Ribu Korban Keracunan MBG, Kini Pertanyaan Besarnya Bukan Lagi Soal Makanan
Radius Bahaya Gunung Anak Krakatau 3 Km, Ini Wilayah yang Harus Dihindari

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:33 WIB

Kualitas Udara Sumbar Memburuk, Kabut Asap Mulai Mengancam Sumbar

Selasa, 8 September 2026 - 18:23 WIB

293 Hotspot Terdeteksi di Sumbar, Jejak Karhutla Capai 440,91 Hektare

Selasa, 8 September 2026 - 11:00 WIB

Prabowo Minta BRI-BSI Siapkan Rekening untuk Warga, Bansos Bakal Langsung Masuk?

Senin, 7 September 2026 - 15:11 WIB

Ironi di Sumbar: 2.000 Mobil Dinas dan 3.890 Kendaraan ASN Nunggak Pajak Rp6,3 Miliar

Senin, 7 September 2026 - 08:52 WIB

Rp237 Miliar dalam Kasus KPR Fiktif Karawang, Rp42,5 Miliar Sudah Disita—Siapa Lagi yang Akan Terseret?

Berita Terbaru

Environment

Kualitas Udara Sumbar Memburuk, Kabut Asap Mulai Mengancam Sumbar

Selasa, 8 Sep 2026 - 18:33 WIB

Environment

Pantau Kualitas Udara Sumatera Barat Secara Real-Time

Selasa, 8 Sep 2026 - 12:54 WIB